Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Belajar MQL4 Bahasa Pemrograman Untuk Membuat Expert Advisor Pada Aplikasi Meta Trader 4

www.niguru.com Niguru.com | Sabtu, 7 Mar 2026 | MetaTrader adalah aplikasi andalan para trader untuk melakukan trading (transaksi penjualan dan pembelian) aset.
Proses trading itu sendiri selain dapat dilakukan secara manual dapat juga dilakukan dengan menggunakan aplikasi yang dirancang untuk melakukan proses trading secara otomatis. Aplikasi tersebut disebut Expert Advisor (EA).

Bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat EA adalah MQL (MetaQuotes Language).
Karena saat ini terdapat 2 pilihan aplikasi MetaTrader yang masih beredar dan masih digunakan oleh trader, yaitu MetaTrader 4 (MT4) dan MetaTrader 5 (MT5), maka MQL yang tersedia pun sesuai dengan aplikasi utamanya.

MQL4 digunakan untuk membuat EA MT4, dan MQL5 digunakan untuk membuat EA MT5.
Pada posting kali ini, Niguru.com akan mengajak para pembaca sekalian untuk mempelajari cara membuat program MQL4.

Bila kamu sudah berada pada aplikasi MT4, lakukan langkah berikut:
Klik tab Tools > MetaQuotes Language Editor

 


Tampilan MQL Editor 4 atau Meta Editor 4:

 


Buat folder baru. Apa tujuan membuat folder baru ini?
Agar nanti file dari EA bisa terpisah dari EA yang sudah ada (bawaan) dari MT4.
Pada area Navigator, klik kanan folder Experts >> New Folder:
 



Hasilnya:

 


Beri nama pada NewFolder tersebut (bila tidak diberi nama, maka folder akan bernama NewFolder sebagai nama default).
Misalnya kita beri nama UjiCoba:

 


Hasilnya folder dengan nama UjiCoba tercipta:

 


Untuk mulai membuat file EA, klik kanan pada folder UjiCoba >> New File:

 


MQL Wizard (panduan untuk membuat aplikasi MQL) berjalan, dan pilihan secara default berada pada Expert Advisor.
Klik Next:

 


Ada 3 kolom yang perlu kamu isi:
1. Name: Isi dengan nama file EA, misal: Belajar01.
2. Author: isi dengan nama kamu atau perusahaan kamu.
3. Link: isi dengan alamat website kamu.

 


Klik Add untuk menambahkan parameter input (tempat user mengisikan data pengaturan untuk EA):


 

Niguru.com akan mencontohkan dengan menambahkan 3 parameter input:
Lots
TP
SL

Lots untuk menentukan besarnya lot (=volume) per trade (=per transaksi). TP (=Take Profit) digunakan untuk menentukan berapa besarnya profit yang diinginkan per trade.
SL digunakan untuk menentukan berapa besarnya loss (kerugian) per trade (bila terjadi kesalahan penentuan arah harga saat pembelian aset).

Klik Add, akan tampil Input1:

 


Ganti namanya jadi Lots:

 


Ganti Type dengan double, scroll down:
 



Dan ganti int menjadi double:

 


Klik Add lagi, akan tampil lagi Input1 lagi:
 



Ganti namanya jadi TP:

 


Ganti Type dari int jadi double (ikuti cara sebelumnya):

 


Lanjutkan dengan cara yang sama untuk membuat parameter input SL, dengan type double:

 


Pada baris Lots, dobel klik kolom Initial value, isi dengan 0.01:

 


Isikan juga nilai Initial value untuk TP dan SL, TP isi dengan 100, dan SL dengan 500:

 


Klik Next:

 


Hapus semua contreng dan klik Next:

 


Hapus semua contreng dan klik Finish:

 


Hasilnya:

 


Perhatikan bahwa ada 3 area untuk penempatan kode program, yaitu:
OnInit, OnDeinit dan OnTick:


 
Untuk pelajaran pertama, kita bisa menghapus area OnInit dan OnDeinit.
Mengapa dihapus?
Karena area ini bisa diabaikan, penggunaannya akan dijelaskan pada pelajaran lebih lanjut nanti. Seleksi (blok) area OnInit dan OnDeinit >> klik kanan >> Delete:

 


Tinggalkan saja area OnTick, ini adalah area kode yang wajib ada:
 


Langkah selanjutnya adalah menempatkan Technical Indicator (= indikator teknis).

Untuk apa indikator teknis ini?
Indikator teknis ini diperlukan sebagai panduan untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan transaksi dan juga menentukan jenis transaksinya (Buy atau Sell).

Sebagai pelajaran pertama, Niguru.com akan menjelaskan cara menempatkan indikator teknis Moving Average.
Ini adalah indikator teknis paling sederhana, cocok untuk digunakan sebagai sarana belajar awal.

Untuk menemukan kode indikatornya, tekan tombol F1, akan muncul window MQL4 Reference, ketik: technical indicators pada kolom pencarian (type in the word(s) to search for >> klik List Topics:

 


Scroll down pada hasil pencarian, pilih dan dobel klik pada iMA (nama kode indikator Moving Average):

 


Hasilnya:

 


Seleksi kode yang berada pada kotak keterangan iMA, klik kanan >> Copy:

 


Close (tutup) window MQL4 Reference, dengan klik tombol silang di kanan atas window tersebut:

 


Paste (tempel) hasil copy dari iMA ke area OnTick:

 


Hasilnya:

 


Tambahkan nama untuk indikator dan sisipkan sebelum teks iMA.
Misalnya nama indikator adalah garisMA:

 


Ganti masing-masing parameter dengan nilai sebagai berikut:
  • string symbol ganti dengan NULL
  • int timeframe ganti dengan 0
  • int ma_period ganti dengan 12
  • int ma_shift ganti dengan 6
  • int ma_method ganti dengan MODE_SMA
  • int applied_price ganti dengan PRICE_CLOSE
  • int shift ganti dengan 0

 


Klik tombol Compile:

 


Pada area Toolbox harus tertera 0 errors dan 0 warnings.

 


Apa arti 0 errors, 0 warnings?
Artinya tidak ada kesalahan dalam penulisan kode.

Langkah selanjutnya adalah menentukan signal.
Apakah signal itu?
Panduan yang menunjukkan arah pergerakan harga, apakah harga diprediksi naik atau diprediksi turun.

Penjelasan akan dilanjutkan pada posting berikutnya.
Silakan teman-teman pembaca mencoba dulu langkah-langkah yang sudah dijelaskan pada posting ini.

Selamat mencoba .. Have a nice day :-)

www.Niguru.com (Nino Guevara Ruwano)

Posting Komentar untuk "Belajar MQL4 Bahasa Pemrograman Untuk Membuat Expert Advisor Pada Aplikasi Meta Trader 4"